Rabu, 02 September 2009

Karakter dan Kepribadian (SDM-12)


Manusia memiliki Karakter dan Kepribadian

Ada beberapa pertanyaan yang sering dilontarkan oleh para client saya, waktu menerapi dan menjelaskan tentang kepribadian dan sikap mental mereka.

1. Kenapa saya lebih banyak bicara tentang Kepribadian, bukan Karakter ?

2. Apakah Karakter itu sama dengan Kepribadian atau berbeda ?

Baiklah,......... saya coba menjawab pertanyaan tersebut diatas dengan bahasa yang umum dan analogi sederhana, mudah-mudahan dapat dipahami oleh semua penggunjuk BLOG psikosomatik-ku dari segala lapisan usia.

1. Jawaban, pertanyaan pertama adalah :

Saya lebih banyak menjelaskan tentang Kepribadian, karena orang yang menderita penyakit Psikosomatik adalah orang yang sakit Kepribadian dan Mentalnya, bukan sakit Karakternya.
Dan yang dapat diubah atau diperbaiki adalah Kepribadian dan Sikap Mentalnya, kalau Karakternya sudah paten, tidak dapat diubah.

2. Jawaban, pertanyaan kedua adalah :

Karakter (Character) tidak sama dengan Kepribadian (Personality)

Character atau Watak adalah sifat atau perilaku yang sudah ada (terbawa) dari sejak kita lahir didunia ini dan Karakter ini bersifat permanen atau tetap dan tidak dapat dirubah.

Analoginya Karakter kita adalah tubuh kita seutuhnya, kalau kita telanjang bulat tanpa sehelai benangpun ditubuh kita, maka yang kita lihat dicermin, mulai dari ujung rambut sampai keujung kaki itulah Karakter kita.

Kepribadian atau Personality asal katanya adalah Persona (bahasa Yunani) yang artinya TOPENG.

Jadi Kepribadian adalah sifat-sifat kita yang dapat kita tentukan dan kita pilih sesuai dengan kesukaan dan keinginan kita.

Kepribadian itu TOPENG, karena TOPENG maka kita dapat memilih sesuka hati kita, TOPENG mana yang hendak kita pakai, TOPENG Malaikat, Setan, Jojon, Zorro, Hitler, Shakira, Brad Pitt dll.

Kepribaian juga analog dengan pakaian atau gaun atau baju yang kita kenakan untuk menutupi tubuh (Karakter) kita.Kita dapat memilih sesuka hati, pakaian atau gaun atau baju yang akan kita kenakan, baik itu modelnya, bahan, motif dan warnanya, juga merek dan harga dari pakaian tersebut.

Itu menunjukan kepada kita semua, betapa besar, sempurna dan kasih Tuhan kepada kita, Dia memberikan Kepribadian untuk melengkapi dan menutupi Karakter kita yang kurang baik atau jelek.

Jadi sebenarnya kita semua tidak perlu lagi takut atas segala kekurangan Karakter kita, karena Tuhan telah memberikan kita Kepribadian yang dapat kita pilih, kita atur dan tentukan sendiri untuk menutupi (menghilangkan) segala kelemahan dan kekurangan pada Karakter kita.

Sayangnya banyak diantara kita yang tidak dapat memanfaatkan secara optimal, bahkan banyak yang tidak tahu bagaimana harus memilih Kepribadian kita, agar matching (sesuai), cocok, serasi dan saling melengkapi dengan Karakter kita.

Analoginya kalau memilih busana dan berdandan kaum hawa adalah juaranya, ia dapat menjadi pesulap handal yang dapat menyulap penampilannya menjadi,.......... oke buuuanget.Begitupun kaum adam, sekarang ini banyak diantara mereka yang tidak kalah dan tidak mau kalah penampilannya dengan kaum hawa.

Sayangnya kalau memilih Kepribadian atau Topeng dan Pakaian untuk Karakternya, banyak sekali yang salah memilih, tidak matching, tidak cocok, tidak serasi dan jelek sekali pilihannya.Dan banyak sekali yang Karakternya tidak berbusana (telanjang bulat) dan kita tidak malu dan tidak tahu malu, walaupun diketahui dan dilihat oleh orang lain.

Coba bayangkan kalau itu tubuh kita, dalam keadaan bugil (telanjang bulat),.......... kita keluar kamar saja, tidak perlu keluar rumah,......... apa yang terjadi ???

Jadi masihkah kita mau bugil atau salah pilih Kepribadian kita,.......... dan sudahkah kamu tahu Karakter dan Kepribadianmu ???

KEPUASAN Pelanggan (SDM-11)

Kami memberi BUKTI bukan JANJI

Slogan dari salah satu perusahaan Automotif terbesar di negara kita tercinta (untuk saat ini), adalah : " Kami memberi BUKTI bukan JANJI ".

Kenapa sih perusahaan tersebut memilih Slogan (semboyan atau moto atau dalam bahasa marketing disebut Positioning) seperti itu ?

Saya yakin dan percaya Top Manajemen perusahaan tersebut tidak ngawur dalam memilih slogan tersebut, mungkin juga mereka rela membayar jasa konsultan Marketing yang Top untuk membuat slogan perusahaan.

Setelah kata-kata tersebut diputuskan untuk menjadi slogan (positioning) perusahaan, artinya seluruh SDM yang ada diperusahaan tersebut, mulai dari pimpinan puncak sampai karyawan level bawah harus dapat melaksanakan isi dari kata-kata slogan perusahaan tersebut.

Kalau tidak maka slogan tersebut akan menjadi " Bumerang ", yang akan membunuh perusahaan tersebut.

Pertanyaan berikutnya,.......... Kenapa ya Perusahaan tersebut memilih slogan " Kami memberi BUKTI bukan JANJI " ? , kenapa mereka tidak memilih kata-kata yang lainnya yang lebih wah, lebih bombastis, lebih hebat, misalnya : Kami yang terbaik, Kami yang terbesar, Pelanggan lebih puas dsb.

Kita tahu perusahaan tersebut adalah perusahaan terbesar dibidangnya, dia menguasai pangsa pasar terbesar di bidang automotif di Indonesia, dia dijadikan panutan bagi perusahaan sejenis, jadi sampai saat ini perusahaan tersebut merupakan perusahaan yang paling Top dibidangnya (menurut pendapat saya loh).

Tapi kenapa slogannya : Kami memberi BUKTI bukan JANJI (bukan yang lain yang kelihatan dan kedengarannya lebih baik dan lebih keren) ?

Sekali lagi, jawaban berikut ini adalah menurut pendapat Koh Le Man, jadi mohon dimaafkan bila jawabannya dianggap salah atau tidak tepat.

Saya sangat yakin dan percaya bahwa Top Manajemen perusahaan tersebut sangat tahu dan sangat paham Kepribadian dan Sikap Mental dari masyarakat kita, yaitu :

- Masyarakat kita (kebanyakan) suka dan senang membuat janji, tapi janji
GOMBAL !!!

- Masyarakat kita (kebanyakan) sulit untuk bisa melayani, tetapi maunya dilayani.

- Masyarakat kita (kebanyakan) bicaranya ASBUN (Asal Bunyi) atau Ngomong
dulu baru Mikir.

Jadi dari kebiasaan buruk tersebut diatas, kebanyakan masyarakat kita slogan nya adalah : " Kami memberi JANJI bukan BUKTI ".

Begitupun dengan kebanyakan perusahaan yang ada dinegeri kita tercinta ini, slogannya sama dengan slogan sebagian besar masyarakat kita, yaitu : " Kami memberi JANJI bukan BUKTI "

Menyadari dan memahami itu semua, maka perusahaan Automotif No.1 di Indonesia (dari Market Share), membuat slogan : " Kami memberi BUKTI bukan JANJI ".

Itulah pendapat saya,......... bagaimana pendapatmu ?

Pertanyaan berikutnya (jawablah dengan jujur),........... Apa slogan hidupmu ?

P-D-C-A (SDM-10)

Plan - Do - Check & Recheck – Action

Banyak orang yang bicaranya ASBUN (Asal Bunyi), janjinya GOMBAL, kerjanya NGAWUR.

Mengapa kerjanya NGAWUR ???

Kerjanya NGAWUR, karena mereka bekerja tanpa perencanaan kerja yang baik dan matang, jadi mereka asal kerja atau kerjanya asal-asalan.

Mengapa kerja mereka seperti itu ?

Karena di Otak kita tidak terdapat " Progran Kerja yang Baik dan Benar ", jadi Otak tidak dapat membantu kita untuk bekerja sesuai proses kerja yang baik dan benar.

Untuk itulah mulai sekarang kita harus memasukan, meng-instal Program Kerja yang Baik dan Benar kedalam Otak kita.

Baru Otak dapat membantu dan menolong kita, untuk dapat bekerja secara Profesional dan tidak akan sulit untuk melaksanakannya, karena semuanya telah di setting oleh Otak kita.

Program Kerja tersebut saya namakan TAHAPAN KERJA

Berikut adalah TAHAPAN KERJA yang harus kita ikuti dan lakukan agar kerja kita Efektif dan Hasil Kerja nya maksimal.

Tahapan Kerja tersebut disingkat P - D - C – A

P = PLAN
, Rencanakanlah terlebih dahulu secara baik dan benar apa yang akan kita kerjakan.

D = DO
, Kerjakanlah pekerjaan kita sesuai dengan apa yang direncanakan sebelumnya.

C = CHECK & RECHECK,
Periksa dan Periksa Kembali (Bandingkan) secara bertahap, apakah hasil kerja kita telah sesuai dengan apa yang telah kita rencanakan sebelumnya.

A = ACTION
, Teruskan pekerjaan kita, kalau hasilnya telah sesuai atau lebih baik dari yang telah kita rencanakan sebelumnya.

Kalau hasilnya jauh menyimpang (tidak sesuai atau lebih buruk), periksa kembali apakah PLAN (Rencana) Kerjanya yang salah atau tidak dapat direalisasikan, atau ada kesalahan dalam proses pengerjaannya, jika telah diketemukan penyebabnya, maka kita harus segera perbaiki dan disempurnakan.

Kemudian lanjutkan Tahapan Kerja kita, apakah itu mulai dari awal atau tinggal melanjutkan saja.

Bagaimana caranya kita memeriksa (CHECK & RECHECK) hasil kerja kita, caranya saya singkat dengan : A - T - P- M.

A =
AMATI, Perhatikan dengan seksama proses kerja yang telah kita lakukan, apakah betul-betul telah sesuai dengan SOP (Standard Operation Procedure) dan hasilnya sesuai dengan apa yang telah direncanakan sebelumnya.

T =
TELITI, Teliti kembali apa yang telah kita kerjakan dan hasil kerjanya seperti apa ?

P =
PERIKSA, Periksa kembali kenapa terjadi kesalahan atau terjadi penyimpangan.

M =
MODIFIKASI, Perbaiki semua kekurangan atau kesalahan yang ada, kalau diperlukan perubahan atau modifikasi lakukanlah asal hasilnya dipastikan baik dan sesuai dengan apa yang telah direncanakan sebelumnya.

Oke para Sahabat ku, setelah kamu tahu Program TAHAPAN KERJA yang Baik dan Benar, silahkan kita semua meng-instal program tersebut kedalam Otak kita masing-masing,.......... Are You Ready !!!,......... Monggo Mas/Mbak.

BOSS is always RIGHT (SDM-9)

BOSS selalu BENAR ?

Apakah kamu sependapat dengan istilah tersebut diatas ?

Bagi yang benar-benar sependapat dengan istilah tersebut diatas, berarti kalau kamu jadi Bos, maka kecenderungannya kamu akan jadi Bos yang Otoriter.

Bagi yang tidak sependapat dan menolak dengan tegas pendapat tersebut, berarti kalau kamu jadi Bos, maka kecenderungannya kamu akan jadi Bos yang Demokratis.

Masing-masing gaya ada kelebihan dan kekurangannya, tergantung dari situasi dan kondisinya, yang paling baik untuk kondisi negara kita adalah kombinasi antara keduanya (menurut pendapat saya loh).

Kadangkala kita harus Otoriter, bahkan harus menjadi sangat Otoriter, mengapa ?

Karena banyak sekali SDM kita yang disiplinnya, tanggung jawabnya rendah, ngeyel (keras kepala), sulit diatur dan kerjanya asal-asalan atau asal kerja (lihat dan baca KERBAU ber DASI).

Dan Bos juga harus Demokratis, beri kesempatan kepada bawahan kita untuk menyampaikan pendapat, masukan dan ide-ide mereka.
Bagaimana bawahan kita dapat berpikir kreatif dan inovatif, jika mereka takut dan ketakutan pada Bos nya.

Banyak loh,........... ide-ide cemerlang itu datangnya dari mereka.

Mengenai istilah " Boss is always RIGTH atau Bos selalu BENAR ", kalau saya dimintai pendapatnya, jawabannya adalah banyak benarnya, asalkan :

- Bos kita benar-benar Bos, bukan menjadi Bos karena hadiah atau pemberian.

- Dia menjadi Bos karena pengalamannya, kemampuannya, perjuangannya dan prestasi kerjanya.

Memang banyak diantara kita yang tidak dapat menerima pendapat tersebut,.......... makanya sampai ada istilah mentang-mentang Bos dia bisa seenaknya.

Mengapa seperti itu,.......... karena ada perbedaan cara pikir dan sudut pandang dari Bos dan bawahannya.

Sayapun dulu waktu bekerja (selama 19 tahun), sering kali mengalami hal seperti itu, tapi percaya deh, asalkan Bos kita memenuhi kriteria yang saya sebutkan diatas, teman-teman harus yakin dan percaya bahwa ucapan dan perintahnya kebanyak " selalu ") BENAR.

Cobalah kita ikuti dan jalani saja semua perintahnya dengan hati yang tulus dan sungguh-sungguh, walaupun menurut kita itu tidak mungkin, mengada-ada, seenaknya saja dll.

Tidak usah kuatir, waktu tidak bisa berbohong dan waktu tidak bisa dibohongi,........... jadi kita akan sama-sama melihat apakah Bos kita BENAR atau SALAH,......... bagaimana pendapatmu ???

KOMUNIKASI Amburadul (SDM-8)

KOMUNIKASI Amburadul atau Efektif

Komunikasi adalah salah satu hal terpenting dalam menjalankan kehidupan kita sehari-hari sebagai mahluk sosial.

Sayangnya banyak diantara kita yang tidak paham, tidak mengerti, rancu dan tidak tahu apa itu KOMUNIKASI.

Mereka beranggapan asal kita bisa bicara, asal bisa ngomong itu berarti kita telah berkomunikasi,.......... pendapat tersebut tidak tepat dan tidak benar,........... karena komunikasi yang dimaksud disini adalah KOMUNIKASI yang EFEKTIF.

Karena ketidak pahaman tersebut makanya lebih banyak komunikasi yang kita lakukan sehari-hari adalah KOMUNIKASI yang AMBURADUL dan bukan KOMUNIKASI yang EFEKTIF.

Kalau begitu, bagaimana kita membedakannya ?, kali ini saya tidak akan menjelaskan dengan kata-kata, tapi silahkan teman-teman mempelajarinya dan memahaminya dengan melihat gambar berikut ini.

KOMUNIKASI EFEKTIF











KOMUNIKASI YANG AMBURADUL !!!

Oke teman,.......... Komunikasi kamu selama ini seperti apa ???


KERBAU ber DASI (SDM-7)

Metode Kerja (Mode of Operation)

Apakah kamu sependapat dengan saya,.......... KERBAU adalah salah satu binantang yang paling dablek, keras kepala, malas dan tidak bisa diatur,.......... ditambah lagi bodoh luar biasa !!!

KERBAU baru mau kerja, jika dipukul atau dicambuk, tapi itu belum cukup dia harus disakiti terlebih dahulu,........... bagaimana caranya menyakiti KERBAU ?, apakah di pukul atau dicambuk masih kurang ?

Ya di pukul saja masih kurang, walaupun kulitnya luka karena pukulan, tapi tidak dirasakan oleh si KERBAU tersebut, karena masih kurang sakit rasanya.

Untuk mendatangkan rasa sakit yang amat sangat, KERBAU tersebut dicocok hidungnya dengan tambang, baru ia tidak berkutik lagi dan nurut,......... mengapa bisa demikian ?

Mau tahu jawabannya, silahkan lihat sendiri KERBAU yang sedang membajak sawah, perhatikan dan lihat lubang hidungnya,.......... pasti kamu tahu jawabannya.

Banyak sahabat saya yang juga jadi pengusaha, setiap kali kita kumpul-kumpul dan bincang bisnis, yang selalu mereka keluhkan adalah masalah SDM, perizinan, peraturan dan pungutan liar (pungli).

Tapi yang paling banyak dikeluhkan adalah kwalitas dan produktifitas SDM kita, mereka tidak disiplin, tidak tanggung jawab, loyalitas dan dedikasi terhadap pekerjaan rendah, semangat juangnya rendah, malas, susah diatur, lelet kerjanya, komunikasinya amburadul , tulalit dan produktifitasnya rendah dsb.

SDM yang cara kerjanya seperti tersebut diatas, disebut cara kerjanya PASIF, atau supaya mudah diingat cara kerjanya seperti KERBAU, atau saya sebut KERBAU ber DASI.

Maksudnya biar didandani seperti apapun tetap saja KERBAU,.......... maaf ya, jangan tersinggung dengan istilah yang saya pakai.

Bagi kamu yang tersinggung, itu sangat baik artinya kamu sadar dan masih ada harapan untuk dapat berubah menjadi baik.

Yang paling repot adalah yang betul-betul KERBAU ber DASI, mereka sudah tidak peka dan memiliki perasaan lagi, walaupun bosnya tiap hari marah-marah, dimaki-maki sampai seluruh isi kebun binatang keluar semua, KERBAU ber DASI tetap tenang,.......... santai,........... cuek,.......... EGP,.......... dan perduli setan dengan semua itu.

Banyak diantara kita yang seperti itu,........... saya doakan dengan membaca tulisan ini kita segera sadar dan bertobat demi masa depan kita, keluarga, anak-anak dan orang-orang yang kita cintai.

Jadi kalau kita bicara Metode Kerja (Mode of Operation), ada tiga macam cara kerja, yaitu :

1. Yang telah di jelaskan diatas, yaitu cara kerjanya PASIF, ia baru mulai bekerja, setelah mendapat stimulus atau rangsangan dari luar dirinya, jadi kerjanya harus selalu diperintah, diawasi dan dibimbing oleh bosnya (ingat KERBAU ber DASI itulah mereka), hasil kerjanya ???

2. Cara kerjanya AKTIF, ia dapat bekerja dan menyelesaikan tugasnya, sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya, diawasi ataupun tanpa diawasi oleh bosnya.

3. Cara kerja yang paling oke, paling top ialah cara kerja Profesional Sejati, disebut PROAKTIF, apapun yang dia kerjakan selalu memiliki nilai tambah, baik bagi bosnya, maupun perusahaannya.

Kinerjanya selalu mendapat nilai A, hasil kerjanya selalu diatas Target perusahaan, Waktu pencapaian dibawah Date Line Perusahaan, Kinerjanya biasanya dijadikan barometer oleh perusahaan dan Produktifitasnya tinggi, diatas rata-rata karyawan lainnya.

Kalau ada teman kita yang cara kerjanya PROAKTIF, kita harus belajar dan meniru mereka jangan memusuhi mereka atau menyebarkan 1001 macam gosip untuk menghancurkan teman kita yang PROAKTIF tersebut.

Coba perhatikan dan simak baik-baik, lihat Kepribadian, Sikap Mental dan Perilaku teman kita itu seperti apa ?,.......... kita tinggal nyontek, jiplak dan mengikutinya,.......... Oke, Just Do It !!!

KORAL jadi DIAMOND (SDM-6)

DIAMOND selalu bersinar dimanapun dia berada

Waktu kuliah dulu, sebagian teman dekat dan teman grup belajar saya, sering bilang bahwa saya cocok jadi pengamat dan pengajar,........... jawab saya (tidak percaya), masak iya sich ???

Beberapa rekan dan mitra bisnis saya juga berkata demikian, kadangkala mereka juga minta bantuan saya untuk mendevelop dan melatih para karyawannya (psychological training).

Kenyataannya,.......... saya suka dan senang sekali mendevelop dan memberi pencerahan kepada siapapun yang mau menerimanya.

Dalam mendevelop dan memberikan pencerahan kepada seseorang, saya suka mendevelop orang-orang yang tidak punya posisi atau orang-orang rendahan yang tidak diperhatikan orang, seperti pembantu rumah tangga, office boy / girl, supir, krani (kenek), tukang bangunan dll.

Mengapa saya melakukan hal tersebut ?

Jawabnya adalah :

1. Saya sedang menguji kemampuan saya (secara ekstrim) dalam mendevelop, merubah dan membentuk kepribadian dan sikap mental mereka.

2. Mereka rata-rata orang kelas bawah yang pendidikannya rendah, ngak PD, malu-malu, sangat ngeyel, semangat juangnya rendah, komunikasinya jelek dan sangat sulit untuk diberi pengertian dan diajar,.......... jadi jika saya dapat merubah mereka, artinya akan lebih mudah bagi saya untuk merubah kepribadian dan sikap mental orang-orang dari strata diatas mereka.

3. Mendapatkan kepuasan batin yang luar biasa, kalau mereka bisa berubah dan keluar dari lingkungan kumuh dan menjadi orang yang " SUKSES " bagi dirinya dan keluarganya dikampung.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas, saya akan berbagi kisah nyata dari beberapa client saya, diantaranya ada lima orang yang dapat merubah hidupnya, menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya,............ siapakah mereka itu ???,........... inilah kisahnya :

1. Pembatu rumah tangga saya, asal pulau Bangka, kerja dirumah saya tahun 1991 s/d 1993, wanita, usia tiga belas tahun, pendidikan kelas empat SD, saat ini sudah nikah dan punya dua anak, tinggal dan buka toko di pulau Batam, uang untuk modal usaha dia cari sendiri dari hasil kerja dipabrik garmen di Batam (kerja disana atas saran dan rekomendasi dari istri saya).

2. Pembantu rumah tangga saya (yang lainnya), asal Jawa Timur, wanita, usia 16 tahun, pendidikan tamatan SD, saya lupa tahun bekerjanya, kita rekomendasikan dia kerja dipabrik makanan di Surabaya - Jatim, atas bantuan sahabat saya, prospect dan masa depannya jauh lebih baik dari sekedar jadi pembantu rumah tangga.

3. Pembantu rumah tangga saya, asal Manado - Sulawesi Utara, wanita, usia +/- 21 tahun, lulusan SMA, bekerja sekitar tahun 2002, diajarkan masak oleh istri saya dan kami yakinkan untuk kembali ke kampung halamannya, untuk buka warung makanan, terakhir yang kita dengar warung baso, mie ayam dan soto ayamnya ramai sekali dan sukses berjualan disana.

4. Tukang cuci piring rumah makan milik Istri saya, wanita, usia enam belas tahun, asal desa Krece Giwe - Jawa Tengah, lulusan SMP, terakhir ia diangkat menjadi kasir rumah makan menggantikan kasir yang lama (kasir yang lama lulusan D3), teman-teman kerjanya yang berjumlah delapan orang, semuanya lulusan SMA + satu orang lulusan D3 Penerbangan-Jogyakarta, jadi dia satu-satunya yang paling rendah pendidikannya dan usianya, saat ini telah menikah punya anak satu, tinggal di daerah Tanggerang bersama suaminya, kehidupannya baik dan cukup mapan.

5. Office Boy, di salah satu usaha saya bersama mitra saya, pria asal Lampung, usia 19 tahun, lulusan SMP, bekerja mulai September 2005, keluar dari perusahaan saya, ia langsung berwirausaha, buka bengkel motor dikampung halamannya (Lampung), sampai saat ini bengkel tersebut masih berjalan dan tambah maju (informasi dari teman satu kampung).

Itulah kisah " SUKSES " dari mereka yang luar biasa.

Dengan merubah dan mendevelop Kepribadian dan Sikap Mentalnya melalui metode terapi Psikosomatik, mereka dapat mengerjakan dan berhasil melakukan sesuatu yang sangat luar biasa dan tidak pernah terpikirkan sebelumnya oleh mereka.

Kalau saya umpamakan mereka itu batu, saya berhasil merubah batu Koral yang tidak ada harganya, menjadi DIAMOND yang sangat mahal harganya dan selalu bersinar dimanapun mereka berada.

Kalau itu batu sungguhan, tidak ada satu teknologi canggih secanggih apapun yang dapat merubah batu KORAL menjadi DIAMOND,.......... itulah bukti kuasa, kebesaran dan kasih sayang Tuhan yang di berikan kepada kita umatnya, asalkan kita yakin dan percaya penuh, minta petunjuk dan bimbingannya, maka kita dapat menjadi seperti apa yang kita pikirkan,.......... God Bless You.